Wednesday , 13 December 2017

Profil Penyala

Tim Penyala adalah individu yang telah menjadi keluarga besar YAKOBI. Mereka menjariahkan waktu, energi dan pikirannya untuk sebaik-baiknya manfaat pendidikan untuk orang banyak. Kami memerlukan lebih banyak kepedulian orang untuk menjadi Penyala gelapnya peluang pendidikan yang mengagungkan kehidupan insaniyah yang telah dianugerahkan Tuhan kepada anak anak Indonesia.

10268601_10202856774611797_8946452463087747319_nOktibri Pribadi

pemuda yang akrab dipanggil kak oki ini mulai bergabung dengan yakobi indonesia pada akhir awal tahun 2012. Hal yang mendorongya bergabung dengan yayasan ini adalah ketika salah seorang temannya mengajaknya untuk ikut serta dalm kegiatan yang diadakan Yakobi. kesan pertama begitu menggoda, begitu bunyi salah satu iklan yang menggambarkan bagaimana pemuda satu ini kemudian bisa bergabung dan menjadi salah satu tutor di yakobi.

Penyuka musik dan desain ini banyak menghabiskan waktunya berada di depan komputer untuk mendesain dan mulai belajar memainkan alat musik. lahir di Surabaya membuat semangat arek suroboyo-nya terus melekat. oleh teman-temannya memang ia sering dikenal dengan spontanitas dan ceplas-ceplosnya.

harapan besarnya bergabung dan menjadi tim penyala di Yakobi adalah melihat setiap anak mendapatkan pendidikan yang layak. karena setiap anak memiliki bakat dan kemampuan yang luar biasa, hanya dibutuhkan orang yang tepat yang mampu melihat jauh ke dalam diri seseorang untuk meluapkan prestasinya. sebuah kuote dari seseorang yang terus melekat dan menjadi semangat baginya ialah : “sesungguhnya manusia yang paling berharga adalah manusia yang bisa bermanfaat untuk manusia lainnya”.

Rizal AvriliantoRZ

Simple, modist dan enerjik. Tiga kata yang mungkin menggambarkan salah satu tutor muda ini. Tubuh mungilnya tidak mengurangi semangat dan kemauannya untuk terus melakukan peningkatan kapasitas dan melaksanakan segudang rencana yang ada di kepalanya. Dengan nama lengkap Rizal Afrilianto, lebih akrab dipanggil Rizal. Mahasiswa semester 7 di salah satu kampus di berau ini bergabung di Yakobi (yayasan Komunitas Belajar Indonesia) sejak bulan september 2012 hingga sekarang.

 Terkenal tegas bagi murid-muridnya, tutor yang satu ini terkesan serius. Setiap ilmu yang ia tularkan selalu berusaha untuk sesuai dengan kurikulum pendidikan yang berlaku. Pengalamannya menjadi salah satu karyawan swasta di salah satu perusahaan tambang membuatnya lebih mudah bergaul dengan orang asli berau.  Lahir dan besar di Ngawi, Jawa Timur, membuatnya lebih terpacu untuk lebih mengenal berau dan isinya. “Melakukan segala hal yang bermanfaat untuk orang disekitarmerupakan kalimat yang terus ia camkan di benaknya.

IRIrawati

Lahir di kendari, dua puluh lima tahun silam cewek blasteran bugis makassar ini banyak menghabiskan waktunya di dunia keuangan dan organisasi politik. Ia pernah menjadi tim sukses pemilihan bupati berau dan sempat menjadi juara paduan suara di tingkat provinsi. Semangat dan kemauannya untuk terus maju dan membuktikan bahwa generasi muda itu bisa dan berkarya, membawanya bergabung di Yakobi.

Ia akan menjalani proses wisuda pada tahun ini. Wisudawati jurusan akuntansi STIEM Muhammadiyah ini berhasil memperoleh gelar dengan hasil cum laude. Kesibukannya sebagai seorang wanita karier tidak pernah menyurutkan semangatnya untuk terus membuat perubahan di lingkungan sekitarnya. “Belajar dengan masyarakat setempat, memberi banyak nilai tambah dan hal positif yang memudahkan saya untuk berbagi ilmu dengan mereka…” katanya pada saat ditanya mengenai semangat apa yang dia dapat setelah terjun ke lapangan.

Cewek penyuka dangdut dan film-film bollywood ini mengaku bahwa kesempatan yang ia dapat dalam segala hal baik di bidang keuangan dan paduan suara terus membawanya ke arah kemajuan yang berkelanjutan dan masa depan yang lebih cemerlang.

RSRosa Mariana

Wanita berkerudung ini lahir di tanah battiwakal, Tanjung Redeb tiga puluh dua tahun silam. Logat jawa kentalnya membuatnya gampang dikenali diantara teman-temannya. Mahasiswi  semester 5 Jurusan Bhs Inggris di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah ini mengaku bahwa kecintaannya akan bahasalah yang membuatnya kemudian mengabdikan hidupnya untuk menjadi bagian dari agen perubahan. Secara spesifik ketika ditanya mengenai apa impiannya untuk Berau“Berau english…” balasnya dengan singkat. sebuah cita-cita mulia yang ia ingin capai.

Penyuka kuliner pedas ini mengaku bahwa kesukaannya membaca juga mendorongnya untuk kemudian terus berbagi dengan orang disekitarnya. “menjadi ibu yang baik bagi anak-anaknya dan menjadi guru yang berprestasi….” adalah apa yang ia cita-citakan ke depan. “saya harus sukses di usia muda dan menjadi orang yang berguna bagi orang sekitarnya serta ingin mengubah dunia melalui pendidikan”. sebuah slogan yang terpatri dalam benaknya.

MRMaria Yosephi

Seorang ibu rumah tangga dengan segudang aktivitas, mungkin kalimat itu yang pantas menggambarkan ibu muda satu ini. Sebagai seseorang yang bercita-cita menggunakan hidupnya untuk hal-hal yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat ia mulai mengisi waktunya dengan terjun dan memimpin gerakan perubahan. Sempat tercatat sebagai seorang direktur YPAB (Yayasan Pendidikan Anak Bangsa) yang kemudian ia kelola dan sinergikan dengan Yakobi.Belajar, belajar dan belajar adalah moto dalam hidupnya, karena dalam hidup semua harus belajar mengasihi, memahami dan berinovasi secara kreatif.

Kata menyerah merupakan kata yang tidak pernah ada dalam kamus hidupnya. Sebuah motivasi yang membuatnya terus bangkit dan berjuang mengatasi rintangan yang muncul, ia terus berusaha berbuat demi masyarakat dan pada saat yang sama menjadi ibu yang baik ke-lima anaknya dan seorang istri yang bisa merawat suaminya. Bergabung dengan Yakobi melalu jalur pendidikan, ia kemudian memutuskan untuk menjadi salah satu staf pengajar bahasa inggris disini. Meningkatkan kapabilitas diri dan lembaga menjadi perhatiannya, terhitung ia sekarang juga mengisi posisi sebagai penggerak YES (Yakobi English Society).“Mudahkanlah jalan hidupmu, maka hidupmu akan terasa mudah dan indah”.

Untitled-2Singgih Mahardhika

Singgih Mahardika, akrab di panggil Kak Singgih. Pemuda kelahiran Tanjung Redeb, 20 Mei 1991 ini merupakan mahasiswa tingkat akhir jurusan Bahasa Inggris di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah. Sekarang, pemuda penggemar English Songs ini tengah sibuk merampungkan skripsinya yang membahas tentang English Song untuk meningkatkan Vocabulary siswa.

Menurutnya, English Songs dapat membantu siswa dalam menambah perbendaharaan kosakata Bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan dan tidak monoton. Dia juga aktif dalam berbagai organisasi semasa menjalani pendidikannya di STIT Muhammadiyah. Mapala STITM, BEM STITM, dan HMI Cabang Berau merupakan sekumpulan organisasi yang pernah digelutinya.

Mantan Ketua Mapala STITM ini sangat gemar dengan olahraga futsal. Menurutnya, futsal merupakan salah satu cara untuk tetap menjaga kesehatan dan stamina tubuh serta menghilangkan penat dikepala akibat bekerja sepanjang hari. Pekerjaan yang dilakoninya sekarang bergerak dibidang Finance. Dia menjadikan pekerjaan tersebut sebagai tempat belajar berbisnis, membangun komunikasi dan negosiasi yang baik dengan orang lain serta membantu orang lain yang membutuhkan modal usaha agar usaha orang tersebut dapat berjalan dan menghadirkan lapangan pekerjaan.

Anak sulung dari pasangan Ida Mariati dan Joko Setiarso ini merupakan salah satu Tutor Bahasa Inggris di YAKOBI. Menjadi tutor adalah wadah meningkatkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya serta belajar bagaimana menjadi pendidik, pengajar, dan pembibing yang menyenangkan dan menarik.

Membahagiakan kedua orang tua adalah impian terbesar dalam hidupnya. Ia pun bernawaitu kelak bisa membawa kedua orang tuanya ke Tanah Suci Mekkah untuk beribadah dan lebih dekat kepada Sang Khaliq Azza wa Jalla. Selain itu, Pemuda yang berkacamata ini juga ingin sekali melanjutkan pendidikannya ke salah satu Negara di Eropa, Jerman.

IMG_6470Novita Winda Husada, S.Pd.I

Bungsu dari 4 saudara yang lahir 20 November 1988 akrab dipanggil dengan sebutan ka Winda ini memiliki segudang aktifitas yang luar biasa. Aktif diberbagai organisasi kemahasiswaan membuatnya bersemangat untuk merampungkan kuliah di Sekolah TInggi Ilmu Tarbiyah pada jurusan Pendidikan agama Islam tahun 2012 lalu. Gadis ceria yang bercita-cita menjadi seorang guru inspiratif ini juga sangat berkomitmen menghibahkan waktunya untuk dapat berbagi ilmu kepada orang banyak, terbukti dari waktu yang diluangkannya untuk mengajar anak-anak, baik TK maupun TPA sampai Pengajianpun dia lakukan.

Bagi ulay* yang gemar dengan karakter lucu nan ajaib si Doraemon ini menambah ilmu adalah keharusan baginya, dan ia membuktikannya dengan mengikuti program belajar cepat di Mahad ‘Aly yang diadakan oleh salah satu lembaga di kab. Berau. Keinginan terbesar ka Winda adalah dapat berkontribusi dengan mengambil peran dalam ranah pendidikan, baginya hidup itu Cuma satu kali, jadi buat ia berarti atau tidak sama sekali semangat yang terpatri itulah yang membuatnya tidak ingin menjadi penonton apalagi hanya dapat melihat dari kejauhan, Rock your Life 

*Ulay : anak gadis (Bahasa Berau).

Untitled-1Audhita Kartika Rahayu

Periang merupakan satu kata yang dapat mendeskripsikan gadis yang akrab disapa Dhita ini. Pemilik nama lengkap Audhita Kartika Rahayu ini lahir di ujung pesisir kota Berau, Biduk-biduk pada tanggal 25 Desember 1992. Sejak Tahun 2013, dia melanjutkan Pendidikannya di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah ( STIEM ) Jurusan Manajemen

Dia bercita-cita kelak bisa menjadi seorang Guru Matematika. Cita-citanya tersebut berlatar belakang dari keadaan di sekitarnya dimana teman-temannya selalu berkeluh kesah betapa susahnya ilmu menghitung.  Sekarang pun Gadis yang tinggal di Jl. Pulau Panjang, Tanjung Redeb-Berau ini menjadi satu-satunya Tutor Matematika di YAKOBI. Kemampuan menghitung tersebut sangat membantu dia dalam pendidikannya dan mewujudkan cita-citanya.

Gadis yang tergabung dalam Pokja REDD inipun penah menggeluti dunia Pencak Silat Setia Hati (PSHT). Menurutnya PSHT merupakan pilihan tepat untuk menambah dan mempererat persaudaraan disamping mempelajari ilmu bela diri.

Mekkah adalah salah satu tujuan utamanya selain dapat beribadah disini juga banyak sekali informasi tentang sejarah Islam. Selain Mekkah, Gadis pecinta sejarah ini juga ingin sekai berkunjung ke Mesir dan India untuk mempelajari peninggalan-peninggalan sejarah dinegara-negara tersebut.

Untitled-3Isdaniah

Isdaniah lahir di Tanjung Redeb 15 April 1999 , Nia sapaan akrabnya ini adalah seorang siswi di salah satu sekolah menengah atas di kabupaten Berau. Ia, mengenal yakobi dari kak Zakiah yang pernah melakukan penelitian di sekolahnya. Dengan rasa penasaran dan keingintahuannya yang besar  pada Yakobi, Nia pun akhirnya memutuskan untuk berkunjung ke Yakobi dan berkenalan dengan kakak-kakak yang ada di yakobi. Dan dari hasil kunjungan tersbut Nia sangat tertarik untuk mengikuti  beberapa aktivitas di yakobi, salah satunya membantu di Rumah Baca Yakobi.

Nia anak pertama dari enam bersaudara ini, mempunyai harapan mulia sekali untuk menghajikan dan dapat membanggakan kedua orang tuanya oleh karena itu Nia bertekat untuk menjadi insan yang kreatif, berpresatsi, belajar dengan giat dan terus menambah ilmunya salah satunya dengan belajar di Yakobi. Dan Sebagai sosok seorang kakak untuk kelima adiknya, Nia berharap bisa jadi kakak yang baik dan dapat membrikan contoh yang baik bagi adik-adiknya.

Oh iya…. (^_^) Nia memiliki cita-cita menjadi Guru Bahasa Inggris Loh… (Semangat ya Nia .. Semoga kamu bisa menggapai cita-cita muliamu itu… Amiin)

Vera RahmadiantiUntitled-5

Kak Vera adalah sapaan akrab untuk gadis berperawakan ramah ini. Ia merupakan mahasiswi Jurusan Bahasa Inggris di STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb. Gadis yang bernama lengkap Vera Rahmadianti ini sangat menyukai dunia Menulis, skill yang dimilikinya dalam bidang Menulis telah membawanya menjadi juara 3 Lomba Menulis Karya Ilmiah di acara MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) Tingkat Kecamatan tahun 2014.  Sekarang ia pun menjabat sebagai sekretaris Campus Magazine “Iqro Zone”. Yuk FUNGLI “FUN Learning with English”, STITM, Beraudan Narkoba according to Al-Qur’an perpective by using typewrite mecine for 8 hoursmerupakan karya tulis gadis kelahiran 09 Oktober, 22 tahun lalu ini.

Gadis yang bertekad meningkatkan kemampuan Bahasa Inggrisnya melalui YAKOBI adalah salah satu Tutor Bahasa Inggris di YAKOBI. Pengalamannya selama bekerja di TKIT Ash-Shohwah, PAUD Tunas Muliana dan menjadi guru di Mobil Pintar Perpustakaan Daerah Kabupaten Berau mengantarkannya menjadi sosok guru yang menyenangkan bagi anak-anak didiknya. Pengetahuan luas tentang Bahasa Inggris yang dimilikinya juga sempat mengantarkannya menjadi Ketua Panitia Upgrading English Skill 2 STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb. Segudang prestasi yang telah diraih di dunia pendidikan menguatkan mimpinya untuk melanjutkan pendidikan di Adelaide, Aussie.

Untitled-6Titin Hasniah

Gadis manis penggemar warna ungu ini bernama Titin Hasniah. Tahun 2012 lalu kak Titin ini baru saja menyematkan titel sarjana di belakang namanya di salah satu sekolah tinggi di kabupaten Berau dengan jurusan pendidikan bahasa inggris loh… (^_^). Selamat untut kak Titin…

Kak Titin adalah sosok seorang yang mudah sekali  berkawan dan beradaptasi dengan sekelilingnya, sehingga ia banyak sekali mempunyai teman dan salah satunyan Yakobi. Selain itu juga kak Titin ini sangat mahir dalam hal memasak, terutama membuat puding dan salad buah, dan sering sekali mengantarkan hasil kemahirnya dalam mengolah makanan ini ke Yakobi dan berbagi tips serta resep masakan yang ia sudah praktekkan.

Semangat belajar yang tinggi untuk terus  menambah wawasan dan berbagi pengalaman membuatnya  menjadi salah satu dari tim penyala di Yakobi. Pendidikan anak semenjak dini ini pun menjadi perhatian dan konsen besarnya, dengan membiasakan menggunakan bahasa yang baik dan sopan menjadi salah satu metode yang ia gunakan untuk mendidik anak dalam lingkungan keluarganya, khususnya pada keponakan-keponakan yang ia sayangi.  Harapan besar untuk masa depan yang diinginkannya adalah ia ingin MERDEKA, lalu ingin membahagiakan ibundanya dan berharap seluruh keluargnya bisa selalu sehat, ini diperkuat dengan motto hidupnya yaitu” mengalir bagaikan air”.

Untitled-7Anik Setianingsih

Wanita ini lahir di Kediri dua puluh dua tahun silam, keinginan dan tekat yang kuat mengantarkan nya pada sebuah pemebelajaran menarik di Pare, yang orang sering menyebutnya  kampung english, ets… disini ia bukan untuk memperdalam bahasa inggrisnya, namun untuk memperdalam bahasa arabnya karena memang ia begitu memiliki ketertarikan yang kuat untuk memepelajarinya di banding dengan bahasa lainnya. Inilah dia Anik Setianingsih wanita yang menempuh pembelajaran bahasa arab selama tiga bulan di Pare, dan biasa disapa  kak Anik.

Kak Anik selain sebagai seorang mahasiswi jurusan Pendidikan Agama Islam di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah, ia juga menjadi seorang pendidik di taman kanak-kanak dan diberi amanah untuk memegang sentra bermain, ini menjadikkannya harus lebih kreatif untuk menciptkan permainan yang edukatif bagi murid-muridnya,Dan untuk preode tahun ajaran baru ini kak anik akan memulai pengalaman barunya sebagai guru di salah satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Berau.

Kak anik yang saat ini juga menjadi tutor di yakobi, mempunyai harapan besar sebagai seorang pendidik yaitu ingin bisa menjadi contoh yang baik bagi anak-anak didiknya, mengajari dan terus mengarahkan anak-anak didiknya dalam kebaikan. Seperti mengenal Alloh beserta ciptaa-Nya, berakhlak yang baik dan bertutur sapon dan hal positif lainnya .

rusRusnah ss

Ibu Rusnah biasa kami menyapanya. Saat ini  beliau bekerja sebagai seorang guru bahasa inggris di Sekolah Tehnik Mesin di Kabupaten Berau. Ibu dari satu anak ini lulus dari Universitas Muslim Islam di Makassar pada tahun 2003 dan  tahun 2004 mendapat panggilan bekerja sebagai pengajar di Kabupaten Berau.

Menurut penuturan Alumni UMI jurusan sastar inggris ini, beliau sebenarnya  sangat  tidak menyukai pelajaran bahasa inggris pada saat sekolah dulu. Dan mulai tertarik dengan bahasa inggris karena ada teman yang mengajaknya untuk belajar bahasa inggris bersama, salah satu gaya belajar yang digunakan adalah dengan menghapal kosa kata, targetnya satu minggu satu orang menghapal 250 kata dan jika salah satu di antara mereka gagal menghapal maka akan diberi hukuman untuk meneraktir temannya yang hapal. Akhirnya, belajar bersama itu berbuah manis karena  beliau akhirnya menyukai belajar bahasa inggris dan mulai memahami dan mengusai bahasa internasional tersebut.

Wanita kelahiran Sinjai, 3 April ini perlahan mulai mengasah kemampuanya dalam berbahasa inggris dengan mengikuti lomba pidato dan berhasil meraih juara tiga, bukan hanya itu beliau pun tampil lebih percaya diri dengan mengikuti beberapa kompetsi-kompetisi berbahasa inggris lainnya. Untuk menambah ilmu dan pengalamannya sebagai mahasiswa, beliau aktif  di beberapa organisasi diantaranya yaitu, Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam dan Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*